ILHAQ HUKUM DI MASYARAKAT MULTI KULTUR INDONESIA (Pemikiran Hukum K.H. Muhammad Hasyim Asy’ari 1871 M.- 1947 M.)

Qosim Arsadani

Abstract


Keberadaan K.H. Muhammad Hasyim Asy’ari yang selanjutnya dipanggil Hadratussyaikh sebagai tokoh Islam terkemuka part excellence di Indonesia, ketokohannya dalam sejarah bisa dilihat dari kontribusinya yang sangat besar bagi bangsa  Indonesia dan umat Islam khususnya. Organisasi NU dan Pesantren Salafiyah Tebuireng adalah peninggalannya yang monumental hingga kini, Keteguhan Hadratussyaikh dalam memegang prinsip dan konsistensinya mewujudkan cita-cita kemerdekaan menghantarnya tampil menjadi pemimpin yang militant. Pada tahun 1937, Hadratussyaikh ditawari oleh Ratu Belanda Wilhelmina untuk mendapatkan bintang kehormatan, yang terbuat dari perak dan emas. Namun, dengan tegas ditolaknya. Militansi “jihad kebangsaan” satu diantara pernyataannya yang monumental adalah “ Hub al-wathon min al-Iman – Cinta tanah air adalah bagian dari iman”, hal lain yang membuktikan kecintaan  Hadratussyaikh kepada tanah air beliau menganjurkan para santri bahkan putranya sendiri untuk masuk menjadi tentara Pembela Tanah Air (PETA) yang dibentuk pada tanggal 3 Oktober 1943 di bawah komando sang putra, Abdul Kholiq, juga laskar Hizbullah. Bahkan hari Pahlawan yang diperingati oleh pemerintah dan rakyat Indonesia setiap tanggal 10 Oktober pada mulanya terlahir karena Resolusi Jihad yang dikeluarkan olehnya. Resolusi Jihad itu mengobarkan semangat juang rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan  Indonesia dengan terjadinya peperangan melawan tentara Sekutu di Surabaya pada tahun 1945. 

Kata Kunci: Pemikiran, Ilhaq Hukum, Multi Kultural

Keywords


Pemikiran, Ilhaq Hukum, Multi Kultural

References


Alqur’an al-Karim

Abdul Aziz Muhammad Azzam, Al-Qawa>id al-Fiqhiyyah, (Mesir: Dar al-Hadist, 2005 M. /1426 H).

Ahkam al-Fuqaha fi Muqarrat Muktamar Nahdlah al-Ulama (1926-2010 M). cetakan Pertama. (Surabaya: Khalista dan Lajnah Ta’lif Wan Nasyr).

Al-Asmawi,Muhammad Said.2004.Ushul asy-Syari’ah – Nalar Kritis Syari’ah (terj. Luthfi Thomafi). cet. Pertama.(Yogjakarta: LKiS).

Al-Asqalani,Ibnu Hajar.Bulugh al-Maram. (Surabaya:Maktabah Ahmad bin Saad bin Nabhan wa Auladuh).

Alawi, Sayyid bin Ahmad al-Saqaf. Al-Fawaid al-Makiyah, (Surabaya: Al-Hidayah).

Al-Imam al-Syafi’i, Muhammad bin Idris. 2009. Al-Risalah, (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah)

Amiur Nuruddin dan Azhari Akmal Tarigan, Hukum Perdata Islam di Indonesia Studi Kritis Perkembangan Hukum Islam dari Fikih, UU No. 1/1974 sampai KHI, ( Jakarta : Kencana Prenada Media Group, cet. 3, 2006).

Amrullah Ahmad, Dimensi Hukum Islam Dalam Sistem Hukum Nasional, (Jakarta : Gema Insani Press, 1996).

Al-Nadwiy,Ali Ahmad. 1994/1414H.Al-Qawaid al-Fiqhiyyah, Mafhumuha,Nasy’atuha, Tathawwuruha, Dirasah Muallifatiha, Adillatuha, Muhimmatuha, Tathbiquha. cet. 3.(Damaskus: Dar al-Qalam).

Al-Qatthan,Manna’. 1973.Mabahist fi Ulum al-Qur’an. (Semarang: Mansyurat al-‘Ashr al- Hadist).

_____________.Tarikh al-Tasyri’ al-Islamiy. (Mesir: Maktabah Wahbah).

Al-Syatibi, Abi Ishaq. 1999/1420H.Al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari’ah. (Beirut: Dar al-Ma’rifah).

Al-Syinqithi, Muhammad al-Amin. 1999/1419H.Mudzakarah Ushul al-Fiqh ‘ala Raudlah al-Nadzir. (Mesir : Dar al-Yaqin).

Al-Zuhaili,Wahbah. 1986/1406H.Ushul al-Fiqh al-Islamiy, (Beirut : Dar al-Fikr).

Anleu,Sharyn L. Roach. 2000.Law and Social Change; The Meaning of Law. (London: SAGE Publications).

Arif, Miftahul. 2015.Pemikiran Hukum Islam Nahdlatul Ulama (Nu). Vol. ll, No. 1. (Surabaya: Jurnal Al-‘Ibroh).

Asy’ary,Hasyim. 1415 H.Risalah Ahl al-Sunnah wa al-jama’ah. cet. Pertama. (Tebuireng, Maktabah al-Turast al-Islami).

, ,1415 H. Risalah Ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah Fi Hadist al-Mauta wa Asyrath al-Sa’ah wa Bayani Mafhum al-Sunnah wa al-Bid’ah. cet. Pertama. (Tebuireng: Maktabah al-Turast al-Islami)

, ,1415 H.Risalah fil Ta’kid al-Akhdh bi Ahad al-Madzahib al-A’immah al-Arba’ah. Cet. Pertama.(Tebuireng: Maktabah al-Turast al-Islami).

Azra,Azyumardi. 2007.Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII Akar Pembaruan Islam Indonesia. (Jakarta: Kencana Prenada Media Group).

Beik,Muhammad Khudhari. 2003/1424H.Ushul al-Fiqh. (Mesir: Dar al-Hadist).

Bruinessen, Martin Van . 1996. Kitab Kuning, Pesantren dan Tarekat: Tradisi-tradisi di Indonesia. (Bandung : Mizan).

Dhofier,Zamakhsyari. 2011.Tradisi Pesantren Studi Pandangan Hidup Kyai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia. (Jakarta : LP3ES).

Esposito, John. 1995.The Oxford Encyclopaedia of the Modern Islam. Vol. 3. (New York: Oxford University Press).

, 1999. The Oxford of History of Islam.(Oxford: Oxfor University Prees).

Fattah,Munawir Abdul. 2006. Tradisi Orang-orang NU, (Yogjakarta: Pustaka Pesantren-LKiS).

Fealy, Greg dan Greg Barton. 1997. Tradisionalisme Radikal: Persinggungan Nahdlatul Ulama dan Negara, (Yogjakarta: LKiS).

., 2009. Ijtihad PolitikUlama Sejarah NU 1952 – 1967. cet. IV. (Yogjakarta: LKiS).

Hadziq, Muhammad Ishomuddin. 1415 H.Irsyad al-Sari fi Jam’I Mushannafat al-Syaikh Hasyim Asy’ary. Cet. 1. (Jombang: Maktabah al-Turast al-Islam).

Hasbullah, Abdul Wahab. 2014. Khittah dan Khidmah Nahdlatul Ulama, Syirkatul ‘Inan Murabathoh Nahdlatut Tujjar. (Pati: Majma’ Buhust An-Nahdliyah).

Hasymy,A. 1995.Sejarah Kebudayaan Islam. (Jakarta: Bulan Bintang, 1995).

Ismail,Faisal. 2011.THE NAHDLATUL ULAMA Its Early History and Contribution to the Establishment of Indonesian State, (Journal of Indonesian Islam. ISSN1978-6301. the Institute for the Study of Religion and Society (LSAS) and the Postgraduate Program (PPs): the State Institute for Islamic Studies (IAIN) Sunan Ampel Surabaya – Indonesia. JOURNAL OF INDONESIAN ISLAM Volume 05, Number 02.

Keputusan Musyawarah Nasional Ulama No. 02/Munas/VII/2006 tentang Bahstul Masail Maudlu’iyah

Khalaf,Abdul Wahab. 2003/1433H. Ilm Ushul al-Fiqh. (Mesir : Dar al-Hadist).

Moesa,Ali Maschan. 2007.Nasionalisme Kiai Kontruksi Sosial Berbasis Agama. cet. 1. (Yogjakarta: LKiS).

Mubarok,Jaih. 2000.Sejarah Dan Perkembanagan Hukum Islam, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya).

Muzadi,Abdul Muchith. 2006.NU dalam Perspektif Sejarah dan Ajaran (Refleksi 65 tahun Ikut NU). cet. Ketiga. (Surabaya: Khalista)

Nasution,Harun. 1975.Pembaharuan dalam Islam Sejarah Pemikiran dan Gerakan. (Jakarta: Bulan Bintang).

Rifai,Muhammad. 2010.K.H. Hasyim Asy’ari Biografi Singkat 1871-1947. cet . ketiga. (Yogjakarta: Garasi House of Book).

Riza,Achmad Kemal. 2011. Contemporary Fatawa< Of Nahdlatul Ulama Between Observing the Madhhaband Adapting the Context. Volume 05, Number 01. (IAIN Surabaya: Journal Of Indonesian Islam).

Rosyidi, Muhbib. 2013. Membumikan Teks Agama Ala Nahdlatul Ulama.Journal of Qur’an and Hadith Studies – Vol. 2, No. 1. Diakses pada : 17-10-2015, 5.39.

Shihab, Muhammad Quraish. 2000. Sejarah Ulum al-Qur’an, (Jakarta: Pustaka Firdaus).

Solusi Problematika Aktual Hukum Islam Keputusan Muktamar, Munas, dan Konbes Nahdlatul Ulama. 2011. (Surabaya: Khalista).

Subhi, al-Shalih. 1988.Mabahist fi Ulum al-Qur’an. (Beirut: Dar al-Ilm al-Qur’an).

Syalabi, A. 1983. Sejarah dan Kebudayaan Islam, (Jakarta: Pustaka Alhusna).

Ulum,Amirul. 2015.Ulama-ulama ASWAJA Nusantara yang Berpengaruh di Negeri Hijaz. (Yogjakarta: Pustaka Musi).

Yatim,Badri. 2004.Sejarah Peradaban Islam Dirasah Islamiyah II, (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada).

Zahro, Ahmad. 2004. Lajnah Bahtsul Masa’il 1926-1999 Tradisi Intelektual NU. (Yogjakarta: LKiS).




DOI: https://doi.org/10.32507/mizan.v2i1.213

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Qosim Arsadani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.