MAKNA FII SABILILLAH SEBAGAI MUSTAHIQ ZAKAT PERSPEKTIF ULAMA KLASIK (SAYYID ABU BAKAR ASY-SYATHO) DAN ULAMA KONTEMPORER (YUSUF QARDHAWI)

Muhammad Hafizhuddin Hazazi

Abstract


Abstract : This study discusses the differences of opinion of scholars related to mustahiq zakat, especially regarding faction sabilillah group. There is a difference of opinion between the classical cleric of Sayyid Abu Bakr Asy-Syatho and the contemporary cleric Yusuf Qardhawi. This research uses qualitative approach method and using research method of literature study. The main source of this research is the book of I'anah Ath-Tholibin by Sayyid Abu Bakr Asy-Syatho and the Book of Fiqh Al-Zakat by Yusuf Qardhawi (abolished Hukum Zakat Studi Komparatif mengenai status dan filsafat zakat berdasarkan Qur’an dan Hadis). In the discussion of the meaning of fii sabilillah, the majority of the classical fiqh scholars such as Sayyid Abu Bakr Asy-Syatho narrow the meaning of fii sabilillah as jihad-oriented jihad through physical warfare, while the majority of contemporary fiqh scholars extend the meaning of fii sabilillah by not specializing in jihad affairs, orientate to the extent of jihad through physical warfare.

Keywords : fii sabilillah, mustahiq zakat, Sayyid Abu Bakr Asy Syatho, Yusuf Qardhawi, fiqh contemporary.

 

Abstrak : Penelitian ini membahas tentang perbedaan pendapat ulama terkait mustahiq zakat, khususnya mengenai golongan fii sabilillah. Terjadi perbedaan pendapat antara tokoh ulama klasik yaitu Sayyid Abu Bakr Asy-Syatho dan tokoh ulama kontemporer yaitu Yusuf Qardhawi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dan menggunakan metode penelitian studi kepustakaan. Sumber utama penelitian ini adalah kitab I’anah Ath-Tholibin karangan Sayyid Abu Bakr Asy-Syatho dan Kitab Fiqh Al-Zakat karangan Yusuf Qardhawi (terj. Hukum Zakat Studi Komparatif mengenai status dan filsafat zakat berdasarkan Qur’an dan Hadis). Dalam pembahasan tentang makna fii sabilillah mayoritas ulama fiqh klasik seperti Sayyid Abu Bakr Asy-Syatho mempersempit makna fii sabilillah sebagai jihad yang berorientasi pada jihad melalui peperangan secara fisik, sedangkan mayoritas ulama fiqh kontemporer meluaskan makna fii sabilillah dengan tidak mengkhususkannya dalam urusan jihad, dan tidak beriorientasi sebatas jihad melalui peperangan secara fisik.

 

Kata Kunci : fii sabilillah, mustahiq zakat, Sayyid Abu Bakr Asy Syatho, Yusuf Qardhawi, fiqh kontemporer.


Keywords


fii sabilillah, mustahiq zakat, Sayyid Abu Bakr Asy Syatho, Yusuf Qardhawi, fiqh kontemporer.

References


Salim, Abdullah dan Asyhari Marzuqi, Risalah-risalah hasan Al-Banna bai’at, jihad, dan dakwah, Yogyakarta : Nurma Media Idea, 2004.

Alwi , Hasan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 2003,

Andrianto. Irsyad. “Pemberdayaan Zakat Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Umat”, Jurnal ZISWAF, Vol. 1, No. 2, Desember 2014.

An-Nawawi. Terjemah Hadits arba’in An-Nawawi. Semarang : Pustaka Nuun. 2005.

Asy-Syatho, Abu Bakr. Hasyiyah Ianah Ath-tholibin juz 1. Beirut : Dar Al-kotob Al-Ilmiyah.

Asy-Syatho, Abu Bakr. Hasyiyah Ianah Ath-tholibin juz 2. Beirut : Dar Al-kotob Al-Ilmiyah.

Asy-Syatho, Abu Bakr. Hasyiyah Ianah Ath-tholibin juz 3. Beirut : Dar Al-kotob Al-Ilmiyah.

Asy-Syatho, Abu Bakr. Hasyiyah Ianah Ath-tholibin juz 4. Beirut : Dar Al-kotob Al-Ilmiyah.

Atabik, Ahmad, “Manajemen Pengelolaan Zakat yang Efektif di Era Kontemporer”, Jurnal ZISWAF, Vol. 2, No. 1, Juni 2015

Bay, Kaizal, Metode Ijtihad Yusuf Al-Qardhawi dalam Fatawa Mu’ashiroh, h.1.

Habibullah, Eka Sakti, “Implementasi Pengalokasian Zakat pada Ashnaf Fi Sabilillah (Studi Ijtihad Ulama Klasik dan Kontemporer)”, Jurnal Hukum dan Pranata Sosial.

Harun, Salman, et al., Hukum Zakat Studi Komparatif mengenai status dan filsafat zakat berdasarkan Qur’an dan Hadis, Jakarta : Litera AntarNusa, 2011.

Ash-Shidieqy, Teungku Muhammad Hasbi, Pedoman Zakat, Semarang: PT Pustaka Rizki Putra, 2006.

Jamil, Syahril. “Prioritas Mustahiq Zakat Menurut Teungku Muhammad Hasbi Ash Shiddieqy”, Jurnal Istinbath/No.16/Th. XIV/Juni/2015/145-159

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2011.

Munawwir, A.W. Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap. Surabaya:Pustaka Progressif.

Panduan penulisan Skripsi UIKA

Qardhawi, Yusuf, Fiqh Az-Zakat, Beirut: Mu’assisah Ar-Risalah h, 1985.

Rasjid, Sulaiman. Fiqh Islam. (Bandung:Penerbit Sinar Baru Algesindo Bandung). 2013.

Sunggono, Bambang, Metodologi Penelitian Hukum, Jakarta : Raja Grafindo Parsada, 2002.

Utsman. Durratun nashihin. Surabaya : Al-Haramain.

Wibisono, Yusuf, “Mengelola Zakat Indonesia”, Jakarta: PRENADAMEDIA GROUP, 2015.

Yunus, Nur Rohim, Restorasi Budaya Hukum Masyarakat Indonesia, Bogor: Jurisprudence Press, 2012.




DOI: https://doi.org/10.32507/mizan.v2i1.214

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Muhammad Hafizhuddin Hazazi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.