Election Practices Based on Money Politics In the Dimensions of State Political Thought

Muhammad Sholeh, Nur Rohim Yunus, Ida Susilowati

Abstract


Abstract:

Organizing elections that are clean of money politics is still a complicated problem in this country. Some laws and regulations have been made to provide criminal and civil sanctions for perpetrators of money politics, even the rules of religion themselves have explicitly prohibited them. However, money politics seems to have been rooted in grass in the lower middle class. Moreover, there is a slogan that develops in the community that they will not vote if there is no money. This is also the driving force for this money crime. In fact, there is an assumption that without money then serving in a certain political office becomes impossible. This research tries to analyze the adverse effects if this money political crime is still left behind.

Keywords: Money Politics, Elections, State Political Thought

 

Abstrak:

Menyelenggarakan pemilihan umum yang bersih dari politik uang masih menjadi masalah yang ruwet di negeri ini. Beberapa peraturan perundang-undangan sudah dibuat guna memberikan sanksi pidana dan perdata bagi pelaku politik uang, bahkan aturan agama sendiri telah dengan tegas mengharamkannya. Namun, politik uang seolah telah mengakar rumput pada masyarakat kalangan menengah ke bawah. Apalagi ada slogan yang berkembang di tengah masyarakat bahwa mereka tidak akan memilih bila tidak ada uangnya. Hal inilah yang juga turut menjadi pemacu aksi kejahatan politik uang ini. Bahkan ada anggapan, tanpa uang maka menjabat pada jabatan politik tertentu menjadi mustahil. Penelitian ini mencoba menganalisa dampak buruk yang ditimbulkan bila kejahatan politik uang ini masih dibiarkan.

Kata Kunci: Politik Uang, Pemilu, Pemikiran Politik Negara


Keywords


Money Politics, Elections, State Political Thought

Full Text:

PDF

References


Abdullah bin Abd. Muhsin, Suap dalam Pandangan Islam, Jakarta: Gema Insani Press, 2001.

Ahmad Khoirul Umam, Kiai dan Budaya Korupsi di Indonesia Semarang: Rasail, 2006.

Ahmad Mukri Aji, Urgensi Maslahat Mursalah Dalam Dialektika Pemikiran Hukum Islam, Bogor: Pustaka Pena Ilahi, 2012.

Anas Azwar, “Kiai, Money Politic dan Pragmatisme Politik dalam Perspektif Siyasah Syar’iyyah: Studi Kasus Pilkades Plosorejo Tahun 2013”, dalam IN RIGHT; Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia Vol. 5, No. 2, Mei 2016.

Ari Dwipayana, A.A., G.N, “Globalism: pergulatan Politik Representasi Atas Bali,” Denpasar: Uluangkep Press, 2010.

Badoh, Ibrahim Fahmi. Memantau Korupsi Pemilu, Jakarta: Yayasan Tifa, 2009.

Burhanudin Muhtadi dalam rilis laporan “Sikap dan Perilaku Pemilih Terhadap Money Politics” pada tanggal 12 Desember 2013

Dedi Irawan, “Studi Tentang Politik Uang (Money Politic) Dalam Pemilu Legislatif Tahun 2014: Studi Kasus Di Kelurahan Sempaja Selatan”, Jurnal Ilmu Pemerintahan (Maret, 2015.

Dendy Lukmajati, Praktek Politik Uang Dalam Pemilu Legislatif 2014 (Studi Kasus di Kabupaten Blora), POLITIKA, Vol. 7, No.1, April 2016.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, Edisi kedua, 1994.

Didik Supriyanto, Koordinator Pengawasan Panwas Pemilu, Http://www.panwaslu, Jum’at.

Fitriyah, “Cara Kerja Politik Uang (Studi Kasus Pilkada Dan Pilkades Di Kabupaten Pati),” Politika, Vol. 6, No.2, Oktober 2015.

Halili, “Praktik Politik Uang Dalam Pemilihan Kepala Desa” dalam jurnal Humaniora 2009.

Heru Nugroho, Uang, Rentenir, dan Hutang Piutang di Jawa, Yogyakarta: Pustaka pelajar, 2001.

Hidayat Syarif. Pilkada, Money Politics and the Dangers of “Informal Governance” Practices. Dalam Deepening Democracy in Indonesia. Edited by Maribeth Erb and Priyambudi Sulistiyanto. Institute of Southeast Asian Studies: Singapura, 2009.

Indra Ismawan, Money Politics Pengaruh Uang Dalam Pemilu, Yogyakarta: Penerbit Media Presindo, 1999.

JC Scott, “Patron-Clients Politics and Political Changes in Southeast Asia,” The American Political Science Review, 1972.

John Markoff, Gelombang Demokrasi Dunia Gerakan Sosial dan Perubahan Politik (terj.). Yogyakarta: CCSS bekerjasama dengan Pustaka Pelajar, 2002.

Ibn Kasir, Kamus An-Nihayah, jilid 1, Tahun 1963.

Komaruddin, Uang Di Negara Sedang Berkembang, Jakarta: Bumi Aksara, 1991.

L. Sumartini, Money Politics dalam Pemilu, Jakarta: Badan Kehakiman Hukum Nasional Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia, 2004.

Larry Diamond, Developing Democracy Toward Consolidation, Yogyakarta: IRE Press, 2003.

Moh Mahfudhi, Money Plitic: Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta: Fakultas Perbandingan Mazhab dan Hukum.

Nurus Shobah “Politik Uang Dalam Pemilu Kada.” 2013. Jurnal apa????????

Sabilal Rosyad. “Praktik Money Politics Dalam Pemilu Legislatif di Kabupaten Pekalongan Tahun 2009.

Siti Malaiha Dewi, “Sikap Dan Pemaknaan Perempuan Marginal Terhadap Politik Uang: Studi Kasus Pemilu Tahun 2014 di Kabupaten Kudus,” Jurnal ADDIN, Vol. 9, No. 1, Februari 2015.

Soedjono Soekanto, Sosiologi Hukum dalam Masyarakat, Jakarta: Rajawali, 1987.

Syamsul Hadi, Kriteria Money Politik Dalam Pemilu Perspektif Hukum Islam, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta: Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2012.

Thahjo Kumolo, Politik Hukum PILKADA Serentak Bandung, PT Mizan Publika, 2015.

Topo Santoso, Hukum dan Proses Demokrasi: Problematika Sekitar pemilu dan Pilkada, Jakarta: Kemitraan, 2007.

UU No 3 Th 1999 tentang Partai Politik Pasal 73 ayat (4)

Wikipedia, “Politik Uang” http://id.wikipedia.org/wiki/Politik uang (20 Maret 2016)

Kompas, 28 April 2014: 4.




DOI: https://doi.org/10.32507/mizan.v2i2.297

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Muhammad Sholeh

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by:

  

 


 

License

© Copyright CC BY-SA

web analytics View My Stats

Mizan, p-ISSN: 2598-974X, e-ISSN: 2598-6252